
Aku adalah biru dan ini kisah ku...
Pada mulanya aku uda tau akhirnya, tp dalam hati kecil ku aku merasa slagi kita masih mau berusaha semua akan baek-baek saja, karena apa yg kita perbuat itu lah yg kita dapat, walopun semua nya sudah di tentukan oleh sang Pencipta.
Tapi ini beda. Dan meninggalkan luka yang cukup dalam bagi ku. Dan aku benci diriku yg seperti ini.
Dia adalah kekasih hati ku...dia adalah orang yg mengisi hari-hari ku. Dia banyak mengajarkan hal-hal yang di luar apa yang aku anggap penting. Hidupku lebih berwarna dengan dirinya. Dia begitu setia dan sayang dengan diriku. Ya paling ga seperti itu lah rasa yang dimiliki orang yang lagi kasmaran.
Bila dirimu ingat...baru 1 bulan kita jadian saja sudah ada konflik...dan ini membuat aku bingung. Kita emang jauh berbeda. Aku begitu simple sedangkan dirimu begitu rumit. Tapi apalah arti perbedaan klo kata orang bijak, intinya adalah saling mengerti. Tapi kita tidak pernah sampai titik itu. Sayang sekali karna semua ini akan sia-sia. Seandainya waktu boleh kuputar kembali. Aku akan bener-bener mendengarkan apa kata hati ku, dan tidak ingin pernah mau menjalani semua ini bersamamu. Aku yakin itu, karena aku benci sesuatu yang sia-sia dan tidak pernah mau berusaha.
Bulan tiap bulan selalu aja ada pertengkaran dan selalu saja membahas yang itu-itu saja, dan selalu saja aku akan bilang, terimalah aku apa adanya, jangan pernah untuk berusaha mengubah seseorang, karena kamu tidak akan pernah bisa. Tapi kenapa kamu tidak pernah mendengarkan aku?? sebegitu beratnya kah bagi mu untuk menerimaku, sebegitu memalukannya kah diriku bagimu. Pernahkah kamu menanyakan perasaanku, sebagaimana diriku yang tetep menerima dirimu apa adanya, aku berusaha mengakat derajatmu di sekeliling kita, aku menjaga, menghormati, dan melindungi dirimu dari sekitar kita. Pernah kah kamu sadar itu?? aku tidak yakin, karena dirimu terlalu sibuk untuk mengurusi segala kekurangan diriku, yang seharus nya tidak perlu dirimu pusingkan lagi.
Begitu banyak sahabat yang mengingatkan diriku, kamu tidak akan pernah selamat dengan hubungan ini, karena cinta itu bukan pengorbanan tapi saling memberi dan mengisi, percayalah.
Tapi...ya begitulah, sekali lagi aku abaikan hanya karena aku tau, klo bukan diriku sapa lagi yang akan buat hubungan ini berhasil. Selagi dirimu masih melihat diriku, aku akan selalu ada di sampingmu. Kamu pegang kataku.
Aku mengakui aku cewek yang unik, tapi tidak sesulit yang dirimu takutkan.m Kamu selalu ada di duniaku, tapi dirimu lah yang tidak ingin memasuki dunia ku, jadi jangan salah kan aku bila kamu merasa aku punya dunia sendiri, itu karena kamu tidak ingin memasuki dunia ku, kamu malah menarik diriku keluar dari dunia ku sendiri. Hmmm...
Terlalu banyak hal yang aku korban kan untuk hubungan ini, hidup, mimpi, karir, cita-cita ku, semuanya, dan ini semua aku lakukan hanya untuk bertahan bukan untuk menjadi yang lebih baek. Mungkin benar semua orang bilang, aku adalah orang yang terbodoh karena mau menjalani hidup seperti ini, dan yang paling bodoh adalah pada saat dirimu tidak pernah menganggap apa yang telah aku perbuat. Dan terimakasih banyak untuk itu semua nya.
Pada suatu titik aku begitu lelah melakukan ini semua, hingga didepan mu pun aku merasa sudah tidak berguna jadi untuk apa aku bertahan, dirimu tidak membuat aku jadi lebih baek. Dan aku sedih untuk ini semua. Aku menyerah. Tapi apa..dirimu begitu lemah tanpa aku, dirimu tidak bisa untuk berdiri sendiri, hingga aku merasa sekejam itu kah diriku, orang yang paling menghargai usaha harus menyerah begitu saja. Aku sayang pada dirimu. Aku ga bisa seperti ini. Setiap orang berhak untuk mendapatkan kesempatan kedua. Ini adalah kesempatan kedua bagi hubungan kita. Dan aku menjadi orang yang begitu bahagia dalam sekejap. Ada apa ini, seakan-akan aku bermimpi.
Ehm...yup bener banget ini semua hanya mimpi. Dan ini semua adalah mimpi buruk yang secepet nya aku harus sadar sebelum aku jatuh terlalu dalam. Dirimu adalah orang yang dulu pernah mengasihi diriku, tapi tanpa ada perasaan dan memandang diriku lagi, dirimu lakukan ini semuanya.
Dia adalah hati ku yang di lukai...dia adalah hal yang paling berharga dalam hidup ku. Bila dirimu menyentuh nya dengan kasih sayang, dirimu akan mendapatkan lebih dari apa yang dirimu bayangkan, tapi bila dirimu menyentuh dengan dendam dan tanpa belas kasihan, dirimu akan mendapatkan suatu penghinaan yang luar biasa dari ku nantinya karna dirimu telah melukainya. Dan terimakasih untuk itu, karna dirimu memberikan alasan yang jelas kepadaku untuk menghapus semua yang pernah terjadi.
Semua telah mati, semua telah tertutup. Semua ini tidak pernah terjadi. Kamu tidak pernah ada dalam hidup ku.
Aku hanya berharap aku akan bener-bener melupakan dendam yang tersisa di hati ku dan mencabut semua sumpah yang pernah terucap dihatiku. Karena aku benci diriku saat ini dengan penuh dendam untuk perasaan yang sudah mati.
Dia adalah karir ku yang dirimu batasi...dia adalah cita-cita ku yang dirimu hapus..dia adalah mimpi ku yang dirimu hempaskan..dia adalah senyumku yang dirimu renggut...dia adalah hiudp ku yang dirimu hancurkan..Dia adalah hati ku yang di lukai..
Dan terimakasih untuk itu semua karena membuat dirimu jauh-jauh tidak berarti di pandanganku untuk selamanya.
No comments:
Post a Comment