Saturday, November 29, 2008

Pria Rentan Terkena Kanker Paru

KAUM pria pecandu rokok dan berusia lebih dari 40 tahun sebaiknya waspada terhadap kanker paru. Gejala awal kanker paru ditandai dengan batuk yang tak kunjung sembuh hingga batuk darah dan peradangan. Selanjutnya, kanker juga bisa menyebar ke seluruh organ tubuh.

Demikian disampaikan Dr. Eddy Soeratman, SpP(K), SMF RS Kanker Dharmais, Selasa (8/7), usai seminar Rokok dan Tumor Paru, di Ruang Serba Guna RS Kanker Dharmais, Jakarta Barat. Dikatakan Dr.Eddy, pria cenderung lebih rentan terkena kanker paru karena memiliki tingkat konsumsi rokok lebih tinggi dibanding perempuan.

“Sebanyak 85 persen hingga 95 persen penderita kanker paru berhubungan dengan kebiasaan merokok”, tuturnya.

Di Indonesia, ada 215 miliar batang rokok habis dikonsumsi tiap tahunnya. Sebanyak 59 pesen perokok adalah pria dan 37 persen diantaranya adalah perempuan dari total perokok Indonesia saat ini sebanyak 60 juta perokok. Sementara itu, di Rumah Sakit Kanker Dharmais tercatat 794 kasus penyakit kanker paru, semuanya disebabkan karena rokok.

Ironisnya, penderita umumnya terlambat datang ke dokter karena gejala kanker paru hampir sama dengan penyakit TBC. Pada stadium lanjut, biasanya penderita hanya memiliki angka harapan hidup antara tiga hingga enam bulan. “Tapi bisa lebih, masalah umur kan Tuhan yang menentukan,” ujarnya.

Bahaya rokok terdapat dalam kandungan jenis zat yang ada di dalamnya. Satu batang rokok mengandung 4.000 jenis kimia, 400 jenis racun, dan 40 jenis karsinogen yang dapat menyebabkan kanker,” tuturnya.

Sedangkan jenis bahan kimia dalam rokok juga terdapat zat karbon monoksida (CO), zat yang digunakan dalam cairan pembersih lantai. (C10-08)

Sumber : Kompas - Selasa, 8 Juli 2008 | 21:03 WIB


Tips Jitu Berhenti Merokok

Berhenti merokok sepertinya mudah tetapi kenyataannya orang yang sudah terikat dengan rokok sangat sulit untuk berhenti. Bahkan ada orang yang tetap saja merokok walaupun dokter sudah melarang merokok karena akan menyebabkan sakit paru-parunya bertambah parah. Ironis memang, tetapi itulah kenyataannya walaupun rokok bukan putaw tetapi sugesti yang diberikan oleh rokok sanggup membuat orang terikat berpuluh-puluh tahun. Mungkin sudah banyak cara Anda lakukan untuk berhenti tetapi tetap saja Anda masih merokok. Kalau begitu mengapa tidak mencoba tips dari kami, berikut ini:

Kebiasaan Yang Baik

Untuk merubah kebiasaan yang sering dilakukan harus juga dengan melakukan kebiasaan lain. Bila Anda terbiasa setiap hari dengan rokok, maka Anda harus merubah kebiasaan itu dengan kebiasaan lain seperti; makan permen, makan buah atau mengigit cengkeh dll. Sebab, seringkali yang membuat sulit berhenti merokok adalah karena sugesti untuk merokok yang sudah menjadi kebiasaan. Dengan mengganti kebiasaan itu yaitu keinginan merokok, maka Anda akan mempunyai kebiasaan baru yang akan menghilangkan kebiasaan lama pada akhirnya.

Kesadaran

Sadarlah, rokok adalah racun yang kerjanya sangat lambat tetapi mematikan. Di seluruh dunia bahaya merokok sudah menelan jutaan manusia yang lebih menuruti keinginan dagingnya dan meninggal dengan masalah paru-paru kronis akibat asap rokok. Bangunkan kesadaran Anda! Lihat dengan jelas bahaya yang diakibatkan asap rokok dan berhentilah merokok. Jangan tunggu jantung Anda berhenti lebih dahulu, baru Anda berhenti merokok. Tetapi, berhentilah sekarang dan katakan itu kepada diri Anda bahwa Anda harus berhenti sekarang.

Keputusan Total

Bila mau berhenti merokok harus sekaligus berhenti, jangan setengah-setengah. Jangan seperti ini; sehari satu batang dahulu, nanti seminggu satu batang, lama-lama… sehari sebungkus lagi. Anda harus ambil keputusan total untuk berhenti merokok dan isi keinginan itu di paradigma Anda untuk berhenti merokok secara total. Bulatkan tekad Anda bahwa keputusan Anda tidak bisa diganggu gugat untuk berhenti merokok. Itu adalah keputusan total Anda dan jangan pernah sentuh lagi itu sampai kapanpun.

Pergaulan Yang Sehat

Pergaulan yang buruk akan membawa pada kebiasaan yang buruk. Jadi, jauhi teman-teman yang merokok, bila ditawari katakan Anda sudah berhenti dengan perasaan bangga. Sebab mereka pasti ingin berhenti tapi tidak mampu saja. Daripada Anda tertular dan menjadi perokok pasif yang akhirnya terkena dampak negatifnya juga dari rokok lebih baik menjauh. Mulailah memiliki pergaulan yang sehat demi menjaga kesehatan Anda.

Kerohanian

Kemudian, hal yang paling perlu dilakukan adalah menyadari bahwa merokok itu membuat kita terikat dengan rokok dan itu berarti berdosa. Dosa itu adalah kejahatan di mata Tuhan. Kalau kita berhenti merokok kita bukan hanya menjaga tubuh kita tetap sehat tetapi menyenangkan hati Tuhan juga. Oleh karena itu, berhentilah merokok, lakukan dengan kekuatan dan pertolongan Tuhan, Anda pasti bisa.

78 Persen Kepala Keluarga Miskin Perkotaan Umumnya Perokok

JAKARTA, KAMIS - Industri rokok di Indonesia terbukti mengeksploitasi keluarga miskin di perkotaan melalui adiksi terhadap tembakau dalam rokok. Berdasar data Survei Sosial Ekonomi Nasional 2005-2006, sekitar 78,8 persen kepala keluarga rumah tangga miskin perkotaan adalah perokok. Demikian dikatakan anggota Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi pada Kompas.com dalam jumpa pers di Tea Addict, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (3/7).

Menurut Tulus, pengeluaran keluarga miskin tersebut untuk rokok per minggu 22 persen lebih tinggi dari pengeluaran untuk membeli beras sebesar 19 persen.”Kelompok pendapatan terendah (20 persen rumah tangga yang berpendapatan terendah) membelanjakan 12 persen pengeluaran bulanannya untuk membeli rokok, padahal kelompok berpendapatan tertinggi hanya membelanjakan 9,25 persen,” ujarnya.

Sedangkan menurut Ketua Badan Khusus Pengendalian Tembakau Widyastuti Soerojo, pemerintah hanya beralasan saja kalau pendapatan industri rokok penyumbang pendapatan terbesar. Menurut Widyastuti, berdasar data dari APBN dan Dirjen Cukai yang dikutip oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI), penerimaan cukai tembakau hanya lima persen dari APBN dari tahun 1997-2007. “Ya, dari situ terlihat ketidakseriusan pemerintah dan membuat-buat alasan dalam mengatasi persoalan ini,” tuturnya.(C6-08)

PEROKOK ADALAH SERDADU BERANI MATI

Oleh: Taufik Ismail.

Para perokok adalah pejuang gagah berani

Berada di dekat kawan kawan saya perokok ini

Saya merasa berdampingan dengan rombongan serdadu berani mati

Veteran dua perang dunia, Perang vietnam, perang revolusi

Dan perang melawan diri sendiri

Perhatikanlah upacara mereka menyalakan belerang berapi

Dengan khidmatnya batang tembakau di hunus dan ditaruh antara

dua jari

Dengan hormatnya Tuhan sembilan senti

Disisispkan antara dua bibir, di geser agak ke tepi

Sementara itu sudah siap an naar, nyala api sebagai sesaji

Hirupan pertama dilaksanakan penuh kasih sayang dan hati hati

Kemudian dihembuskan asapnya, ke kanan atau ke kiri

Mata pun terpicing picing tampaknya nikmat sekali

Berlindung pada adiksi dari tekanan hidup sehari hari

Lena kerja, lupa politik,mana ingat anak dan istri

Para perokok adalah serdadu serdadu gagah berani

Untuk kenikmatan 5 menit mereka tidak peduli

25 macam penyakit yang gembira menanti nanti

Saat untuk menerkam dari setiap penjuru dan sisi

Paru paru obstruksi kronik, bronkhitis kronik dan emfisema

Gangguan jantung, pembuluh darah, arteriosklerosis, hipertensi dan gangguan pembuluh darah otak. Kanker rongga mulut, nashoparynx,oropharynx, hypopharynx dan rongga hidung. Lalu sinus paranasal, lirynx, esophagus dan lambung. Radang pankreas, hati, ginjal, ureter da kandung kemih. Radang cervix uteri dan sumsum tulang , infertilitas dan impotensi. Daftar ini belum di susun secara alfabetis, dan sebenarnya ( ini rahasia profesi medis) penyakit yang 25 ini Cuma nama samaran, julukan pura pura saja.

Nama aslinya penyakit merokok

Rokok, abang kandung narkoba ini tak tertandingi dalam soal adiksi

4000 macam racun dipadatkan sepanjang sembilan senti

Untuk orgamus nikotin 5 menit itu serdadu tembakau ini maa peduli

Terhadap hari depan anak anak yang masih memerlukan pencari rezky

Terhadap bagaimana terlantarnya kelak janda yang dulu namanya isteri

Atau nasib duda yang dulu namanya suami

Terhadap pengotoran udara depan belakang, kanan dan kiri

Dalam memuaskan ego, dengan sengaja mendekstruksi diri pribadi

Betapa beratnya memenangkan perang melawan diri sendiri

Sumber : Nashirus Sunnah

Kekasih ku Rokok...

Yach mungkin itu lah panggilan bagi si rokok untuk sebagian orang, cant live without it..so fool they are. Aku akan tetap berkata betapa kaya dan egois nya mereka para perokok,. Im not judging them, tapi mereka lah yang membentuk karakter mereka sendiri. Dan ungkapan ini bukan hanya sekedar kebencian belaka tapi berdasarkan fakta. Lucu seh...mau beratus-ratus lembar tulisan ataupun seheboh apapun kampanye anti rokok toh tetap aja mereka ada. Klo mereka dengan komunitas mereka sendiri tanpa menggaggu orang lain mungkin para non-smoker akan sa bodo teing dengan mereka. Tapi kenyataan nya kan ga.

Mereka itu kaya. Seberapa memelas nya pun seseorang, bila dia perokok, mereka adalah kaya. Mengapa? Ok mari kita itung-itung dulu ya. Hitungan kasar nya aja ya.. dijakarta gaji admin kurang lebih 1,5juta/bln, dia seorang anak kosan, kosan ari gni sekitar 500rb/bln. Buat mkn..ehm di jakarta, anggaplah 25rb untuk 3x mkn sehari brarti 750rb/bln. Total uda 1250rb ehm..klo kosan deket tempat kerja tinggal jalan seh ya masih ada 250rb, btw emg situ ga malam mingguan, ga jalan2 ke tempat yg laen, metromini sekali jalan 2500, klo naek busway 3500, bensin sekarang 6000/ltr, emang g jajan, bli bakso di depan kosan, atw bli gorengan di pojokan 3 bh 2000, ga bli pulsa, ga bli baju, sepatu, majalah dst. Pls deh dg 250rb itu..masih bnyak printilan yg mesti di cukupin, emg lo ga ksi org tua atw kluarga lo...

Then how come some people masih bisa aja gtu ngerokok...anggap lah dia pke malboro yg katanya seh isi 20 sebungkus dg harga Rp 10rb. Ehm gue yakin mesti sebungkus sehari,ini seh ngmg dg org yg blm addicted ya...bukan yg sehari bisa habis 2-3 bungkus sehari. Artinya dia harus spend 300rb sehari dunk untuk rokok aja...ohhh noo...dan itu rutin yakk. Gampang nya gni aja deh, gue akan selalu nantangin semua para perokok klo emg mereka segitu kaya nya...try this, coba ambil uang 10rb di kantong lo, ksi daun tembakau di dlm nya, klo g ada daun apa kek, gulung dan nyalakan..isep deh..kali duit 10rb lebih berasa seger di tenggorokan hehhehe..g ada yg berani kan...

Mereka itu sombong dan egois..how come..toh yg ngerokok mereka, duit, duit nya mereka sendiri, asapnya di isep sendiri...but...setelah nya itu loh...napa tuh asep mesti di keluarin lagi, pdhl kan itu yg lebih bahaya..jahat banget kan..please deh..klo boleh seh g usah di keluar-keluarin tuh asep nya, pasti g ada yg protes deh, uda jelas kita g ngerokok karna kita g suka dg asep nya napa juga di ksi asep nya. Klo mereka bilang salah sendiri sapa suruh lo deket gue, uda tau org ngerokok kok ya deket-deket. Man..please deh, ini kota, kota sapa juga, sama-sama bayar pajak kok, semuanya kan ada tempat nya masing-masing, udara itu gratis, jangan di kotori dengan polusi udara yg ga penting kan, hargailah seseorang, bila lo smua mau rusak itu terserah lo, tp jgn limpahin ke org laen, palagi klo ada anak kecil di sebelah nya, paling ga dmna rasa toleransi nya sebagai manusia.

Rencana nya seh mau ingetin betapa bahaya nya rokok, tapi klo g mempan, ya paling ga klo mati dluan ya jangan ngajak-ngajak toh. Kita masih mau nikmati tiap moment yg berharga dan indah lebih lama dari lo semua. Makasih ya uda ngertin kita para non-smoker. ^.^

MENGENAL TYPE-TYPE PEROKOK DAN PENGARUHNYA PADA KEPRIBADIAN

Meski semua orang tahu akan bahaya yang ditimbulkan akibat merokok, perilaku merokok tidak pernah surut dan tampaknya merupakan perilaku yang masih dapat ditolerir oleh masyarakat. Hal ini dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah, kantor, angkutan umum maupun di jalan-jalan. Hampir setiap saat dapat disaksikan dan di jumpai orang yang sedang merokok. Bahkan bila orang merokok di sebelah ibu yang sedang menggendong bayi sekalipun orang tersebut tetap tenang menghembuskan asap rokoknya dan biasanya orang-orang yang ada disekelilingnya seringkali tidak perduli.

Hal yang memprihatinkan adalah usia mulai merokok yang setiap tahun semakin muda. Bila dulu orang mulai berani merokok biasanya mulai SMP maka sekarang dapat dijumpai anak-anak SD kelas 5 sudah mulai banyak yang merokok secara diam-diam.

BAHAYA ROKOK

Kerugian yang ditimbulkan rokok sangat banyak bagi kesehatan. Tapi sayangnya masih saja banyak orang yang tetap memilih untuk menikmatinya. Dalam asap rokok terdapat 4000 zat kimia berbahaya untuk kesehatan, dua diantaranya adalah nikotin yang bersifat adiktif dan tar yang bersifat karsinogenik (Asril Bahar, harian umum Republika, Selasa 26 Maret 2002 : 19). Racun dan karsinogen yang timbul akibat pembakaran tembakau dapat memicu terjadinya kanker. Pada awalnya rokok mengandung 8 – 20 mg nikotin dan setelah di bakar nikotin yang masuk ke dalam sirkulasi darah hanya 25 persen. Walau demikian jumlah kecil tersebut memiliki waktu hanya 15 detik untuk sampai ke otak manusia.

Nikotin itu di terima oleh reseptor asetilkolin-nikotinik yang kemudian membaginya ke jalur imbalan dan jalur adrenergik. Pada jalur imbalan, perokok akan merasakan rasa nikmat, memacu sistem dopaminergik. Hasilnya perokok akan merasa lebih tenang, daya pikir serasa lebih cemerlang, dan mampu menekan rasa lapar. Sementara di jalur adrenergik, zat ini akan mengaktifkan sistem adrenergik pada bagian otak lokus seruleus yang mengeluarkan sorotonin. Meningkatnya serotonin menimbulkan rangsangan rasa senang sekaligus keinginan mencari rokok lagi. (Agnes Tineke, Kompas Minggu 5 Mei 2002: 22). Hal inilah yang menyebabkan perokok sangat sulit meninggalkan rokok, karena sudah ketergantungan pada nikotin. Ketika ia berhenti merokok rasa nikmat yang diperolehnya akan berkurang.

Efek dari rokok/tembakau memberi stimulasi depresi ringan, gangguan daya tangkap, alam perasaan, alam pikiran, tingkah laku dan fungsi psikomotor. Jika dibandingkan zat-zat adiktif lainnya rokok sangatlah rendah pengaruhnya, maka ketergantungan pada rokok tidak begitu dianggap gawat (Roan, Ilmu kedokteran jiwa, Psikiatri, 1979 : 33).

TYPE-TYPE PEROKOK

Mereka yang dikatakan perokok sangat berat adlah bila mengkonsumsi rokok lebih dari 31 batang perhari dan selang merokoknya lima menit setelah bangun pagi. Perokok berat merokok sekitar 21-30 batang sehari dengan selang waktu sejak bangun pagi berkisar antara 6 - 30 menit. Perokok sedang menghabiskan rokok 11 – 21 batang dengan selang waktu 31-60 menit setelah bangun pagi. Perokok ringan menghabiskan rokok sekitar 10 batang dengan selang waktu 60 menit dari bangun pagi.

Menurut Silvan Tomkins (dalam Al Bachri,1991) ada 4 tipe perilaku merokok berdasarkan Management of affect theory, ke empat tipe tersebut adalah :

Tipe perokok yang dipengaruhi oleh perasaan positif. Dengan merokok seseorang merasakan penambahan rasa yang positif. Green (dalam Psychological Factor in Smoking, 1978) menambahkan ada 3 sub tipe ini :

1. Pleasure relaxation,
perilaku merokok hanya untuk menambah atau meningkatkan kenikmatan yang sudah didapat, misalnya merokok setelah minum kopi atau makan.

2. Stimulation to pick them up.
Perilaku merokok hanya dilakukan sekedarnya untuk menyenangkan perasaan.

3. Pleasure of handling the cigarette.
Kenikmatan yang diperoleh dengan memegang rokok. Sangat spesifik pada perokok pipa. Perokok pipa akan menghabiskan waktu untuk mengisi pipa dengan tembakau sedangkan untuk menghisapnya hanya dibutuhkan waktu beberapa menit saja. Atau perokok lebih senang berlama-lama untuk memainkan rokoknya dengan jari-jarinya lama sebelum ia nyalakan dengan api.

Perilaku merokok yang dipengaruhi oleh perasaan negatif.

Banyak orang yang menggunakan rokok untuk mengurangi perasaan negatif, misalnya bila ia marah, cemas, gelisah, rokok dianggap sebagai penyelamat. Mereka menggunakan rokok bila perasaan tidak enak terjadi, sehingga terhindar dari perasaan yang lebih tidak enak.

1. Perilaku merokok yang adiktif.

Oleh Green disebut sebagai psychological Addiction. Mereka yang sudah adiksi, akan menambah dosis rokok yang digunakan setiap saat setelah efek dari rokok yang dihisapnya berkurang. Mereka umumnya akan pergi keluar rumah membeli rokok, walau tengah malam sekalipun, karena ia khawatir kalau rokok tidak tersedia setiap saat ia menginginkannya.

2. Perilaku merokok yang sudah menjadi kebiasaan.

Mereka menggunakan rokok sama sekali bukan karena untuk mengendalikan perasaan mereka, tetapi karena benar-benar sudah menjadi kebiasaannya rutin. Dapat dikatakan pada orang-orang tipe ini merokok sudah merupakan suatu perilaku yang bersifat otomatis, seringkali tanpa dipikirkan dan tanpa disadari. Ia menghidupkan api rokoknya bila rokok yang terdahulu telah benar-benar habis.

Berdasarkan tempat-tempat dimana seseorang menghisap rokok, maka dapat digolongkan atas :

Tempat merokok juga mencerminkan pola perilaku perokok.

1. Merokok di tempat-tempat Umum / Ruang Publik:

Kelompok homogen (sama-sama perokok), secara bergerombol mereka menikmati kebiasaannya. Umumnya mereka masih menghargai orang lain, karena itu mereka menempatkan diri di smoking area.

Kelompok yang heterogen (merokok ditengah orang-orang lain yang tidak merokok, anak kecil, orang jompo, orang sakit, dll). Mereka yang berani merokok ditempat tersebut, tergolong sebagai orang yang tidak berperasaan, kurang etis dan tidak mempunyai tata krama. Bertindak kurang terpuji dan kurang sopan, dan secara tersamar mereka tega menyebar “racun” kepada orang lain yang tidak bersalah.

2. Merokok di tempat-tempat yang bersifat pribadi:

Di kantor atau di kamar tidur pribadi. Mereka yang memilih tempat-tempat seperti ini sebagai tempat merokok digolongkan kepada individu yang kurang menjaga kebersihan diri, penuh dengan rasa gelisah yang mencekam.

Di toilet. Perokok jenis ini dapat digolongkan sebagai orang yang suka berfantasi

Mengapa Remaja Merokok?

1. Pengaruh 0rangtua

Salah satu temuan tentang remaja perokok adalah bahwa anak-anak muda yang berasal dari rumah tangga yang tidak bahagia, dimana orang tua tidak begitu memperhatikan anak-anaknya dan memberikan hukuman fisik yang keras lebih mudah untuk menjadi perokok dibanding anak-anak muda yang berasal dari lingkungan rumah tangga yang bahagia (Baer & Corado dalam Atkinson, Pengantar psikologi, 1999:294). Remaja yang berasal dari keluarga konservatif yang menekankan nilai-nilai sosial dan agama dengan baik dengan tujuan jangka panjang lebih sulit untuk terlibat dengan rokok/tembakau/obat-obatan dibandingkan dengan keluarga yang permisif dengan penekanan pada falsafah “kerjakan urusanmu sendiri-sendiri”, dan yang paling kuat pengaruhnya adalah bila orang tua sendiri menjadi figur contoh yaitu sebagai perokok berat, maka anak-anaknya akan mungkin sekali untuk mencontohnya. Perilaku merokok lebih banyak di dapati pada mereka yang tinggal dengan satu orang tua (single parent). Remaja akan lebih cepat berperilaku sebagai perokok bila ibu mereka merokok dari pada ayah yang merokok, hal ini lebih terlihat pada remaja putri (Al Bachri, Buletin RSKO, tahun IX, 1991).

2. Pengaruh teman.

Berbagai fakta mengungkapkan bahwa semakin banyak remaja merokok maka semakin besar kemungkinan teman-temannya adalah perokok juga dan demikian sebaliknya. Dari fakta tersebut ada dua kemungkinan yang terjadi, pertama remaja tadi terpengaruh oleh teman-temannya atau bahkan teman-teman remaja tersebut dipengaruhi oleh diri remaja tersebut yang akhirnya mereka semua menjadi perokok. Diantara remaja perokok terdapat 87% mempunyai sekurang-kurangnya satu atau lebih sahabat yang perokok begitu pula dengan remaja non perokok (Al Bachri, 1991)

3. Faktor Kepribadian.

Orang mencoba untuk merokok karena alasan ingin tahu atau ingin melepaskan diri dari rasa sakit fisik atau jiwa, membebaskan diri dari kebosanan. Namun satu sifat kepribadian yang bersifat prediktif pada pengguna obat-obatan (termasuk rokok) ialah konformitas sosial. Orang yang memiliki skor tinggi pada berbagai tes konformitas sosial lebih mudah menjadi pengguna dibandingkan dengan mereka yang memiliki skor yang rendah (Atkinson, 1999).

4. Pengaruh Iklan.

Melihat iklan di media massa dan elektronik yang menampilkan gambaran bahwa perokok adalah lambang kejantanan atau glamour, membuat remaja seringkali terpicu untuk mengikuti perilaku seperti yang ada dalam iklan tersebut. (Mari Juniarti, Buletin RSKO, tahun IX,1991).

Upaya Pencegahan

Dalam upaya prevensi, motivasi untuk menghentikan perilaku merokok penting untuk dipertimbangkan dan dikembangkan. Dengan menumbuhkan motivasi dalam diri remaja berhenti atau tidak mencoba untuk merokok, akan membuat mereka mampu untuk tidak terpengaruh oleh godaan merokok yang datang dari teman, media massa atau kebiasaan keluarga/orangtua.

Suatu program kampanye anti merokok buat para remaja yang dilakukan oleh Richard Evans (1980) dapat dijadikan contoh dalam melakukan upaya pencegahan agar remaja tidak merokok, karena ternyata program tersebut membawa hasil yang menggembirakan. Kampanye anti merokok ini dilakukan dengan cara membuat berbagai poster, film dan diskusi-diskusi tentang berbagai aspek yang berhubungan dengan merokok. Lahan yang digunakan untuk kampanye ini adalah sekolah-sekolah, televisi atau radio. Pesan-pesan yang disampaikan meliputi:

Meskipun orang tuamu merokok, kamu tidak perlu harus meniru, karena kamu mempunyai akal yang dapat kamu pakai untuk membuat keputusan sendiri.

Iklan-iklan merokok sebenarnya menjerumuskan orang. Sebaiknya kamu mulai belajar untuk tidak terpengaruh oleh iklan seperti itu.

Kamu tidak harus ikut merokok hanya karena teman-temanmu merokok. Kamu bisa menolak ajakan mereka untuk ikut merokok.

Perilaku merokok akan memberikan dampak bagi kesehatan secara jangka pendek maupun jangka panjang yang nantinya akan ditanggung tidak saja oleh diri kamu sendiri tetapi juga akan dapat membebani orang lain (misal: orangtua)
Agar remaja dapat memahami pesan-pesan tersebut maka dalam kampanye anti merokok perlu disertai dengan beberapa pelatihan, seperti:

Ketrampilan berkomunikasi

Kemampuan untuk membuat keputusan sendiri

Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan rasa cemas/anxietas

Pelatihan untuk berperilaku assertif
Kemampuan untuk menghadapi tekanan dari kelompok sebaya, dll

Dengan cara-cara diatas remaja akan diajak untuk dapat memiliki kemampuan dan kepercayaan diri dalam menolak berbagai godaan untuk merokok, baik yang datang dari media massa, teman sebaya maupun dari keluarga. Melarang, menghukum, atau pun memaksa remaja untuk tidak merokok hanya akan memberikan dampak yang relatif singkat karena tidak didasari oleh motivasi internal si remaja.

Ada apa seh dengan rokok itu sebenernya..

Racun pada Rokok
Rokok mengandung kurang lebih 4000 elemen-elemen, dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida.

  • Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru.
  • Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini bersifat karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan.
  • Karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen.

Efek Racun
Efek racun pada rokok ini membuat pengisap asap rokok mengalami resiko (dibanding yang tidak mengisap asap rokok):

  • 14x menderita kanker paru-paru, mulut, dan tenggorokan
  • 4x menderita kanker esophagus
  • 2x kanker kandung kemih
  • 2x serangan jantung

Rokok juga meningkatkan resiko kefatalan bagi penderita pneumonia dan gagal jantung, serta tekanan darah tinggi.

Batas Aman
Menggunakan rokok dengan kadar nikotin rendah tidak akan membantu, karena untuk mengikuti kebutuhan akan zat adiktif itu, perokok cenderung menyedot asap rokok secara lebih keras, lebih dalam, dan lebih lama. TIDAK ADA BATAS AMAN BAGI ORANG YANG TERPAPAR ASAP ROKOK.

Tentang Kanker
Anak-anak yang lahir tahun 1985, diperkirakan sepertiganya akan pernah menderita kanker, dan kira-kira seperempatnya akan meninggal karena kanker. Kita semua memiliki keluarga atau teman yang mengidap kanker. Kanker pembunuh terbesar, yaitu kanker paru-paru, membunuh hampir 90% penderitanya, atau hampir 30% dari seluruh kematian akibat kanker. Namun sesungguhnya justru kanker paru-parulah yang paling mudah dicegah. Surver dalam beberapa dekade menunjukkan bahwa satu-satunya penyebab mayoritas kanker paru-paru adalah asap rokok.

Karsinogen
Zat-zat karsinogen (pemicu kanker) yang terkandung pada rokok adalah:

  • vinyl chloride
  • benzo (a) pyrenes
  • nitroso-nor-nicotine

Satu-satunya zat yang lebih berbahaya daripada asap rokok dalam memicu kanker paru-paru adalah zat-zat radioaktif. Itu pun jika dimakan atau dihidap dalam kadar yang cukup.

Efek Kanker Paru-Paru
Kematian umumnya bukan terjadi karena kesulitan bernafas yang diakibatkan oleh membesarnya kanker, tetapi karena posisi paru-paru dalam sistem peredaran darah menjadikan kanker mudah menyebar ke seluruh tubuh. Penyebaran metastase ke arah otak dan bagian kritis lainnya lah yang mengakibatkan kematian itu. 90% penderita meninggal dalam 3 tahun setelah diagnosis.

Korelasi Dengan Rokok
Industri rokok menganggap bahwa kaitan antara jumlah penderita kanker paru-paru dengan tingginya konsumsi rokok hanay merupakan kebetulan. Namun grafik-grafik di bawah, dari berbagai penelitian menunjukkan korelasi yang sangat positif dan sangat konsisten bahwa satu-satunya penyebab kanker paru-paru secara umum adalah konsumsi rokok.

What Tobacco is and what the hell with it.

Tobacco products are products made entirely or partly of leaf tobacco as raw material, which are intended to be smoked, sucked, chewed or snuffed. All contain the highly addictive psychoactive ingredient, nicotine.

Tobacco use is one of the main risk factors for a number of chronic diseases, including cancer, lung diseases, and cardiovascular diseases. Despite this, it is common throughout the world. A number of countries have legislation restricting tobacco advertising, and regulating who can buy and use tobacco products, and where people can smoke.

10 facts about tobacco and second-hand smoke

Tobacco is the leading preventable cause of death in the world. It causes 1 in 10 deaths among adults worldwide. In 2005, tobacco caused 5.4 million deaths, or an average of one death every 6 seconds. At the current rate, the death toll is projected to reach more than 8 million annually by 2030 and a total of up to one billion deaths in the 21st century.

Child wearing a smoke mask

European Community

Second-hand tobacco smoke is dangerous to health. It causes cancer, heart disease and many other serious diseases in adults. Almost half of the world's children breathe air polluted by tobacco smoke, which worsens their asthma conditions and causes dangerous diseases. At least 200 000 workers die every year due to exposure to second-hand smoke at work.

This fact file explains why ensuring a smoke-free environment is the only way to protect ourselves from the lethal ill effects of tobacco smoke.

Fact 1

Tobacco is the leading preventable cause of death in the world. It causes 1 in 10 deaths among adults worldwide. In 2005, tobacco caused 5.4 million deaths, or an average of one death every 6 seconds. The death toll is projected to reach more than 8 million by 2030 if current trends continue.

Fact 2

Tobacco kills up to half of its regular users. On average 29% of people around the world are smoking tobacco. Smoking is more common among men - 47.5% of all men smoke compared to 10.3% of women.

Fact 3

More than 80% of the world's more than one billion smokers live in low- and middle-income countries. Unless urgent action is taken, by 2030, more than 80% of tobacco related deaths will occur in the developing world.

10 facts on the tobacco epidemic and its control

7 February 2008

A hand holding a cigarette.

WHO/Jim Holmes

Tobacco kills up to half of those who use it. Yet tobacco use is common throughout the world due to low prices, aggressive and widespread marketing, lack of awareness about its dangers, and inconsistent public policies against its use.

Most of tobacco’s damage to health does not become evident until years or even decades after the onset of use. So, while tobacco use is rising globally, the epidemic of tobacco-related disease and death has yet to reach its peak.

This fact file shows how the devastating tobacco epidemic is growing, describes the state of tobacco control worldwide, and explains how this preventable epidemic can be halted with a set of six effective tobacco control policies.

Fact 1

The tobacco epidemic kills 5.4 million people a year from lung cancer, heart disease and other illnesses. Unchecked, that number will increase to more than eight million a year by 2030. Tobacco use is a risk factor for six of the eight leading causes of deaths in the world.

Fact 2

Tragically, the epidemic is shifting towards the developing world, where 80% of tobacco-related deaths will occur within a few decades. The shift is caused by a global tobacco industry marketing strategy that targets young people and adults in developing countries. In addition, because most women currently do not use tobacco, the tobacco industry aggressively reaches out to them to tap into this potential new market.

Fact 3

The tobacco epidemic is man-made and entirely preventable. Yet, only 5% of the world's population lives in a country that fully protects its population with any one of the key policy interventions that have significantly reduced tobacco use in the countries that have implemented them.

Fact 4

The six most effective policies that can curb the tobacco epidemic are outlined in WHO's MPOWER strategy:

Monitoring tobacco use and prevention
Protecting people from tobacco smoke
Offering help to quit tobacco use
Warning people about the dangers of tobacco
Enforcing bans on tobacco advertising, promotion and sponsorship
Raising taxes on tobacco

In summary :

Tobacco key facts

Tobacco use is one of the biggest public health threats the world has ever faced.

  • There are more than one billion smokers in the world.
  • Globally, use of tobacco products is increasing, although it is decreasing in high-income countries.
  • Almost half of the world's children breathe air polluted by tobacco smoke.
  • The epidemic is shifting to the developing world.
  • More than 80% of the world's smokers live in low- and middle-income countries.
  • Tobacco use kills 5.4 million people a year - an average of one person every six seconds - and accounts for one in 10 adult deaths worldwide.
  • Tobacco kills up to half of all users.
  • It is a risk factor for six of the eight leading causes of deaths in the world.

Because there is a lag of several years between when people start using tobacco and when their health suffers, the epidemic of disease and death has just begun.

  • 100 million deaths were caused by tobacco in the 20th century. If current trends continue, there will be up to one billion deaths in the 21st century.

Unchecked, tobacco-related deaths will increase to more than eight million a year by 2030, and 80% of those deaths will occur in the developing world.

Visit : www.who.com


Masih mau ngerokok..???

Friday, November 28, 2008

Aku dan kisah ku..(1)

Kisah Haru dan Biru

Orang bijak pernah berkata “dalam hal percintaan, rasakan lah, nikmati lah, jangan pernah memaksakan, cinta bagaikan segenggam pasir di tangan, semakin erat di genggam akan semakin bertaburan keluar dari sela-sela jemari hingga kosong di tangan, begitu pun cinta, jaga lah dengan kasih sayang hingga rasa itu akan tetap akan ada disana nanti nya.”

Hal itu yang membuat persahabatan everlasting, ada cinta disana, dan di jaga dengan kasih sayang. Tapi tetap di jaga privasi dan hak seseorang, tidak pernah ada pemaksaan dan pengorbanan disana yang ada hanya ketulusan untuk selalu setia setiap saat pada saat di butuh kan. Alangkah indahnya bila cinta bisa di perlakukan seperti itu. Tapi lagi-lagi untuk sebagian orang merasa cinta lebih agung daripada persahabatan, derajatnya lebih tinggi dari persahabatan, sehingga ya gini...cinta butuh pengorbanan, penuh dengan air mata tapi toh tetep aja kuat bertahan atas nama cinta, bila sudah g tahan kesabaran di bawa-bawa. Yang namanya sabar mana ada batas nya kan..tapi dalam hal cinta yang namanya sabar ada batasannya loh.jadi hati-hati dalam cinta..bisa ga sabar nehh hehehhe..

Begitu juga dalam halnya percintaan nya Haru dan Biru..mereka mengatas namakan cinta di atas segala-galanya. Sebelum nya Biru telah mengungkapkan perasaan nya atas Cinta, dia ingin Cinta di perlakukan sama dengan Persahabatan, tapi Haru ga mau, dia menanyakan dimana letak spesialnya Cinta klo gtu. Ok will try then. By the name of LOVE..u are everything..is it work???

Ya seperti yang uda di duga, ending yg gampang ketebak..orang bijak aja uda ksi pesan kok y ga di dengerin, yang ada ya gtu..kesabaran ada batas nya akhirnya...Aku sayang dengan kamu, aku selalu sayang dengan kamu karena kamu memberikan aku segalanya tapi Aku cape..Aku lelah..Lucu yaa...sesuatu yg di ingin kan setiap pasangan nya untuk di berikan segalannya tapi malah nyerah pada akhir nya. Ga bisa bertahan pada titik itu.

Perjuangan selama bertahun-tahun serasa sia-sia meskipun dalam kamus Biru seharus nya ga boleh ada yang sia-sia, karena dia tau bila sia-sia akhir nya Biru ga akan mau menjalani nya, tapi ternyata untuk Haru dia lakukan itu, dia berkorban itu, dan sia-sia yang dia dapatkan. Luar biasa..Bravo untuk Cinta yang bisa mematahkan prinsip hidup seseorang. Dan sialnya lagi-lagi itu semua hanya sia-sia karna ga pernah di anggap dan bahkan ga pernah di rasakan oleh Haru. Sulit...karna apa. Pada dasar nya cara pandang Haru dan Biru sangat bertolak belakang dan mereka ga bisa mencoba untuk melihat dari sudut pandang dari sisi kebalikan nya, mereka hanya berkorban dan mencoba mengalah tapi sampai kapan? Again...dalam hidup ini termasuk masalah cinta memang butuh pengorbanan, tapi ga selamanya harus di tempuh dengan pengorbanan selalu..cobalah untuk mendengar suara hati satu sama lain, rasakan, dan mengertilah hingga yang timbul adalah pengertian, kesabaran, ikhlas, dan bersyukur. Ya ini seh emang tingkat tinggi hehehe...even mereka yang telah mengarungi bahtera hidup rumah tangga belum tentu akan mencapai ini, yang ada mereka tetap bertahan karena sesuatu, Anak, buah kasih mereka. Thanks God they still remember their kids if not they will just take divorce for solving problem, and so relationship between boys and girls, they will easily to take seperate each other coz they have nothing....Seandainya mereka mengerti cinta dan bagaimana cara memperlakukan cinta mungkin mereka akan tersenyum menghadapi masalah-masalah itu semuanya.

Klo kata D..suatu hubungan itu ada masa kadaluarsa nya. Ehmm mungkin aja bener seperti hal nya Cinta itu di pertemukan karna jodoh dan akan di pisahkan karna jodoh juga. Tapi apapun itu selagi kita masih punya rasa kita bisa membawa kemana saja rasa itu.

Satu hal yang pasti, pada saat uda mengambil keputusan untuk perpisahan masih ada jalan untuk kembali. Tapi pada saat uda ambil keputusan untuk memulai cinta yang baru, kisah lama akan hanya sekedar suatu moment yang pernah terjadi dalam kehidupan.

Ada pertemuan pasti ada perpisahan, ada perpisahan pasti ada pertemuan, menutup kisah lama dan memulai lembaran yang baru, cerita g akan mungkin tercampur karna mereka melakoni dengan org yg berbeda. Kata orang bijak lagi neh, “beda orang, beda cerita lagi neh”.

Allah hanya memanggil kita 3 kali saja seumur hidup.

Renungkan dan selamat beramal..

Saat itu, Dhuha, hari terakhir aku di Masjid Nabawi untuk
menuju Makah,
Aisyah bertanya pada Ibu, Ibu adalah pemilik Maknah Tour
Travel dimana Aisyah bergabung untuk Umrah di bulan July
2007 yang lalu.

Ibu, kataku, ada cerita apa yang menarik dari Umrah ?
(Maklum, ini pertama kali aku ber Umrah). Dan Ibu,
memberikan Tausyiahnya.

Kebetulan umrahku dimulai di Madinah selama 4 hari, baru ke
Makah.
Tujuannya adalah mendapatkan saat Malam Jumat di depan
Kabah.

Ibu berkata...' , " Allah hanya memanggil kita 3
kali saja seumur hidup"

Keningku berkerut.... ....'Sedikit sekali Allah
memanggil kita..?'
Ibu tersenyum. 'Iya, tahu tidak apa saja 3 panggilan
itu..?'
Saya menggelengkan kepala.

Panggilan pertama adalah "Azan", ujar Ibu.
Itu adalah panggilan Allah yang pertama. Panggilan ini
sangat jelas
terdengar di telinga kita, sangat kuat terdengar.
Ketika kita sholat, sesungguhnya kita menjawab panggilan
Allah.
Tetapi Allah masih fleksibel, Dia "tidak cepat
marah" akan sikap kita.

Kadang kita terlambat, bahkan tidak sholat sama sekali
karena malas.
Allah tidak marah seketika. Dia masih memberikan rahmatNya,
masih memberikan kebahagiaan bagi umatNya, baik umatNya itu
menjawab panggilan Azan-Nya atau tidak. Allah hanya akan
membalas umatNya
ketika hari Kiamat nanti'.

Saya terpekur...mata saya berkaca-kaca. Terbayang saya
masih
melambatkan sholat karena meeting lah, chatting lah,
telpon-an lah, mengajar lah, dan lain lain.
Masya Allah.......

Ibu melanjutkan,
Panggilan yang kedua adalah Panggilan
"Umrah/Haji"

Panggilan ini bersifat halus. Allah memanggil
hamba-hambaNya dengan panggilan yang halus dan sifatnya
'bergiliran' .
Hamba yang satu mendapatkan kesempatan yang berbeda dengan
hamba yang lain.
Jalan nya bermacam-macam. Yang tidak punya uang menjadi
punya uang, yang tidak merencanakan, ternyata akan pergi,
ada yang memang merencanakan dan terkabul.
Ketika kita mengambil niat Haji / Umrah, berpakaian Ihram
dan melafazkan
'Labaik Allahuma Labaik/ Umrotan', sesungguhnya
kita saat itu menjawab panggilan Allah yang ke dua.
Saat itu kita merasa bahagia, karena panggilan Allah sudah
kita jawab,
meskipun panggilan itu halus sekali.

Allah berkata, laksanakan Haji / Umrah bagi yang
mampu'.

Mata saya semakin berkaca-kaca.
........SubhanAllah ......saya datang
menjawab panggilan Allah lebih cepat dari yang saya
rancangkan..
Alhamdulillah. ..

'Dan panggilan ke-3', lanjut Ibu, 'adalah
"KEMATIAN"

Panggilan yang kita jawab dengan amal kita.
Pada kebanyakan kasus, Allah tidak memberikan tanda tanda
secara langsung,
dan kita tidak mampu menjawab dengan lisan dan
gerakan. Kita hanya menjawabnya dengan amal sholeh. Karena
itu ,
manfaatkan waktumu sebaik-baiknya. ..Jawablah 3 panggilan
Allah dengan hatimu dan sikap yang Husnul Khotimah....
Insya Allah syurga adalah balasannya.. ...'

Mata saya basah di dalam Masjid Nabawi , saya sujud
bertaubat pada Allah
karena kelalaian saya dalam menjawab panggilanNya. ....Kala
itu hati saya
makin yakin akan kebesaranNya, kasih sayangNya dan dengan
semangat menyala-nyala, saya mengenakan baju Ihram dan
berniat.....
Aku menjawab panggilan UmrahMu, ya Allah, Tuhan Semesta
Alam........ **

Bersyukurlah…


Hanya satu kata, yg bermakna dalam klo kita bener-bener resapi lagi. Bersyukurlah...bersyukur dengan apa yg kita punya saat ini. Bersyukur bukan berarti pasrah yg membuat kita harus pesimis dalam menjalani hidup. Membuat kita stuck untuk nerima saja apa yang kita dapatkan tanpa usaha. Bersyukur adalah kata terakhir yang seharus nya terucap dari dalam hati kita. Ini mengikat kita untuk tetap sadar dimana kita berada sekarang.Hidup akan selalu ada naek turun nya, ada saat kita bahagia ada saat kita sedih, ada saat kita bersemangat, ada saat kita sangat down. Itu hal yang wajar, tapi jangan kita terbawa dalam suatu keadaan yang akan membawa damapak negaif nanti nya.

Hari ini terasa menjemukan karena pekerjaan yang ga ada habis-habis nya, bos selalu teriak-teriak, ga liat apa kita dari tadi uda susah payah ampe makan siang aja kelupaan, berusahalah sabar...introspeksi diri, mungkin kita ada yang terlewat kan, atau melakukan kesalahan pada saat membuat report. Seseorang pasti akan bereaksi karena ada sesuatu, g mungkin toh kerjan kita beres tapi si bos teriak. Sangat menjemukan karena kerjaan yg di kerjain selalu sama, jgn gampang menyerah, mungkin kita hanya butuh refreshing sejenak meninggalkan rutinitas hanya untuk sekedar tertawa dengan teman, keluarga atau anak karena kita ga boleh begitu saja menyerah hanya karena menjemukan. Kita udah di ksi anugerah dengan suatu pekerjaan yang nyaman, di tempat yang sejuk dan hanya perlu berkonsentrasi bukannya membanting tulang seperti hal nya kuli ataupun berkeringat karena menyapu jalanan di siang bolong dan berasa dingin di tengah malam. Seandainya rejeki pekerjaan itu pun yg di dapat kan, paling tidak masih bisa mendapatkan uang daripada sekedar berkeliling menunggu panggilan kerjaan. Realiti untuk menjani hidup ini kita harus bekorban. Untuk sesuap nasi kita tidak hanya dengan mengedipkan mata dan tersedia. Bersyukurlah dan tersenyumlah..semua terasa lebih ringan.

Hari ini terasa bete banget...cowok gue ngeselin seh...napa juga cewek gue bawel bngt sehh...aduh pusing deh liat suami gue...istri gue???bla and bla and bla...what else yang bakal di keluhin sebuah pasangan klo lagi berantem, ehm berat seh..karena klo yg satu ini uda maen prasan, tetep kita harus bersyukur. Paling ga kita kan g jomblo hehhehe..becanda dink. Orang bilang cinta itu butuh pengorbanan. 1/3 cinta dan 2/3 nya adalah pengorbanan. Mau di bilang salah kok ya bener juga seh, selalu ada tangis dan pengorbanan dalam hubungan cinta itu. Tapi kok mereka tetap bertahan ya...karena disana ada rasa syukur dan kesabaran. Teman...hari gini...wake up...buat apa seh kita memaksakan sesuatu, hargailah seseorang itu karena dia adalah dia. Perbedaan itu indah. Di dalam perbedaan itu penuh warna yang membuat hidup kita lebih hidup. Bersyukurlah kita masih berdiri disini dengan seseorang yang kita kasihi, kita sayangi, masih bisa berbagi canda tawa, ceria, duka, permasalahan, sakit, share of everything, karena aku adalah kamu dan kamu adalah aku.

Bersyukurlah tiap moment dalam hidup kita, kita masih bisa membuka mata melihat yang indah-indah di dunia ini, bernafas sedalam-dalam nya karena udara di sekitar kita, nikmatnya setiap suapan yg masuk ke mulut kita serta segarnya tiap tegukan yg melewati kerongkongan kita, lembut nya setiap sentuhan di kulit kita, berdiri tegak merasakan sinar mentari yang ceria, dan mendengarkan semua yang merdu-merdu. Bersyukurlah...karena hari ini masih ada.

Tuesday, November 11, 2008

I want you


salah kah aku bila ingin kmu nyata..
ada di depan ku..
merasakan dirimu…
menikmati smua perasan yg ada…

begitu besar rasa ku kepadamu..
apakah kmu tau itu..
apakah kmu merasakan itu…

dirimu bener-bener ada di hatiku sejak pertama,,
apa kmu tau itu..
apa kmu rasa itu…


If u said..

Please let me beside u till death do us apart…
I will say…
Please let put u are here beside me..
So no one will excuse us..
Only faith will separate us..


So sweet isn’t it..
But always killing heart slowly..
Time will answer..
Time will proof it…
As I never want to blame any…

As I am still here..
Keep waiting here..
In silent..
Till you come…
Hope you come..
Here beside me..

apa yang sebenernya terjadi...


apa yang sebenernya terjadi...

aku g nangis tapi mataku berair..
aku g flu tapi hidungku meler..
aku g batuk tapi suara ku parau...
aku g sakit telinga tapi dy selalu berdenging..
aku g pusing tapi kepala ku terasa berat...
Justify Full
aku g demam tapi badan ku meriang...
badan ku terasa lemah...
dada ku terasa sesak...
jantungku berdebar cepat...
semua terasa panas tapi dingin hingga menusuk tulang...

aku hnya ingin menutup mata sesaat..
agar aku merasakan dirimu..
dirimu yg memeluk ku..
memberikan kenyamanan...
ketenangan...
kekuatan..
meskipun itu hanya dari setiap kata-kata mu...
menghilangkan smua perasaan yg menggangu ku selalu..

ingin kurasakan sentuhan mu..
hangat nya dirimu..
helaan nafasmu..
detak jantungmu..

meskipun itu hanya anganku akan dirimu...
tapi terasa jelas dan nyata bagiku..

aku kangen kamu malam ini..
aku kangen kamu pagi ini..
aku kangen kmu siang ini..
aku kangen kmu hari ini...
aku kangen kmu..