Monday, October 13, 2008

Movie as an entertainment or plus message.


Klo ada pertanyaan seperti ini mungkin akan sedikit membingungkan karna fungsi film secara umum adalah sebagai hiburan untuk segala umur dg tingkat kenyamanan dan kesenangan yg berbeda tapi juga skaligus bisa sebagai tempat untuk menyampaikan pesan secara tidak langsung akan sebuah masalah atau issue yg sedang berkembang atw yg tidak pernah terselesaikan. Baik itu pesan secara langsung yg di sampaikan secara gamblang dg judul dan isi cerita yg mengarah ke permasalahan itu sendiri atw pun hnya sebagai sindiran yg secara tidak langsung terhadap masalah yg kerap sekali terjadi.

Disni mengapa penulis mengangkat judul hiburan dan pesan menjadi pilihan, karena film sudah mulai tidak menggabungkan nya lagi. Pada saat film itu direncanakan mulai dr skets, plot, alur cerita naskah sampai pengarahan pembuatan film semua itu sudah di rencanakan kemana hasil film ini akan membawa penonton nya, (y seharus nya seperti itu klo mau buat film yg bagus, dilihat dr sisi awam bukan para pakar pembuat film.) Jadi kesalahan sudah terjadi dari awal project film ini mau di buat ataupun pada saat proses penyelesaian film akibat dari tidak konsisten nya dg tujuan.

Sebagai contoh film yg hnya mengangkat fungi hiburan nya saja, untuk beberapa film sudah mulai menyimpang. Dia akan mulai menyimpang dan melanggar norma-norma dalam kehidupan. Karena apa, para tukang film ini, dia hanya mau hasil film yg membuat penonton puas tanpa pertimbangan ini dan itu yg akhir nya mendapat keuntungan sebesar2nya. Pasti akan lebih bnyak film yg menonjolkan kekerasan dan sex secara blak2an. Padahal klo mau di urut lagi keblakang, klo emang penonton yg pintar, film action yg bagus bukan film yg penuh kekerasan secara nyata atau pun film romance yg bagus bukan full isinya hanya sex dan sex saja, tapi bagaimana dari alur film atw cerita nya itu sendiri yg membawa penontonnya merasakan sensasi action dan romance. Itu lah film yang bagus menurut saya loh. Jadi pada saat kluar dari bioskop film atwpun kamar anda setelah menonton sebuah film bukan hnya sekedar kata wow yg kluar dari mulut anda dan akan lupa setelah beberapa minggu kemudian, tapi anda akan bisa mencerita kan kembali isi dari film itu dan akan selalu melekat di hati, karena apa..y itu tadi film nya uda melekat di hati karena penonton telah merasakan sensasi nya sendiridari action atwpun romance dari suatu film atwpun penonton akan bahagia seakan2 mendapat teman yg gokil karena menonton komedi.

Ini bukan nya tulisan untuk mendukung RUU Pornografi, atw pun menyindir film indonesia yg akhir2 ini kok y cuma isinya hnya komedi semi BF dan horor yg g jelas, atw film2 super hero nya holywood yg selalu aja yg menang Amerika, yg bener Amerika, yg hebat Amerika, padahal sejarahnya aja g begitu2 amat, tapi sebuah wacana sebagai bacaan untuk menemani secangkir minum teh atwpun kopi sambil sedikit merenung mengenai film yang sedang beredar akhir2 ini. Benar zaman sudah berubah sekarang, mulai terbuka akan bnyak hal yang dulu nya tabu, share many things yg dulunya hanya untuk kalangan tertentu saja. Manusia zaman sekarang sudah pintar dan mawas.

Jadi sekali lagi wacana ini hnya untuk mengingatkan akan standar kita bahwa, bukan zaman nya lagi kita harus menonton film yg tidak bermutu yg nanti nya malah mendukung penurunan drajat dari estetika film itu sendiri. Bukan begituu... ^.^

No comments: